UATAS, platform pendanaan bersama (peer-to-peer lending) milik PT. Plus Ultra Abadi, memungkinkan pemberi dana (lender) dan penerima dana (borrower) untuk memenuhi kebutuhan multiguna dan produktif. Ini dilakukan dengan cara yang aman, transparan, dan digital. Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi berbasis Android dan iOS. Ini mendukung proses KYC, tanda tangan elektronik, dan pemisahan arus dana melalui rekening escrow/virtual dan rekening dana lender (RDL) di bank mitra untuk memastikan kepatuhan dan tata kelola transaksi.
Kolaborasi dengan penyedia infrastruktur lokal dan pihak ketiga yang dapat dipercaya untuk verifikasi identitas, pengiriman OTP, pusat data, layanan VOIP/call center, dan mitra penagihan berizin meningkatkan keandalan dan integritas proses, mulai dari pendaftaran, analisis kelayakan, pencairan, pembayaran, dan penanganan keterlambatan. ekosistem operasional UATAS.
Latar belakang pendirian
Dengan prinsip kemudahan, keamanan, dan kenyamanan berbasis teknologi, PT. Plus Ultra Abadi mendirikan UATAS untuk memfasilitasi akses kredit yang lebih luas dan cepat bagi masyarakat serta bisnis kecil yang belum optimal terlayani oleh lembaga konvensional. Fokus dari pendekatan ini adalah untuk mengurangi ketidaksamaan informasi tentang pembiayaan ritel, mempercepat proses pengambilan keputusan kredit melalui alur digital, dan mendorong inklusi keuangan yang terukur melalui standar evaluasi dan pelaporan internal.
Dari perspektif waktu, UATAS memperkuat pilar kepatuhan dan verifikasi melalui kerja sama tanda tangan elektronik dan KYC dengan Privy (Agustus 2022) dan VIDA (November 2024), serta kolaborasi perbankan untuk escrow/rekening virtual dan pembukaan RDL lender. Ini memastikan bahwa tata kelola dana dan autentikasi identitas berjalan dengan jejak audit yang jelas. Laporan keuangan tahunan yang diaudit juga dirilis oleh perusahaan, yang menunjukkan komitmennya terhadap transparansi korporasi dan kedewasaan operasional dalam industri fintech pendanaan.
Manfaat dan risiko
Manfaat bagi peminjam termasuk akses cepat sepenuhnya digital, tenor pendek-menengah (sekitar 91–120 hari), penjelasan suku bunga dan biaya di kanal resmi aplikasi, dan simulasi kewajiban untuk memberi tahu pengguna tentang total pembayaran sebelum menyetujui. Dengan menggunakan indikator kinerja seperti TKB (Tingkat Keberhasilan Bayar), platform P2P menawarkan kepada pemberi dana kesempatan untuk diversifikasi penyaluran. TKB biasanya digunakan sebagai indikator kualitas portofolio dan manajemen risiko penyaluran.
Risiko tetap inheren adalah bahwa jika peminjam tidak membayar tepat waktu, mereka berpotensi menanggung biaya keterlambatan, sedangkan pemberi dana menghadapi risiko gagal bayar karena sifat dasar pinjaman ritel. Untuk mengurangi risiko operasional dan finansial, KYC/e-KYC, analisis kelayakan, kolaborasi penagihan berizin, dan edukasi transparansi biaya digunakan. Namun, pengguna harus membaca syarat dan ketentuan, mematuhi jadwal jatuh tempo, dan bertransaksi hanya melalui kanal resmi.
Cara memperoleh pinjaman
Proses pengajuan terdiri dari mengunduh aplikasi UATAS di App Store atau Google Play, mendaftar dengan nomor ponsel, mengisi data pribadi dan pekerjaan, mengunggah dokumen pendukung, dan menyelesaikan proses KYC/tanda tangan elektronik sesuai petunjuk yang tersedia di aplikasi. Selanjutnya, sistem melakukan penilaian untuk menentukan batas dan kapasitas. Jika disetujui, uang akan dicairkan ke rekening bank atas nama pribadi yang sesuai dengan identitas peminjam yang tercantum di KTP.
Persyaratan umum yang digunakan termasuk warga negara Indonesia berusia 18 hingga 65 tahun, tinggal di Indonesia, memiliki rekening bank aktif atas nama sendiri, dan bersedia memberikan data yang akurat untuk verifikasi identitas dan analisis kemampuan bayar. Selain kanal digital, dukungan layanan pelanggan tersedia untuk bantuan dan klarifikasi; namun, jalur aplikasi tetap menjadi cara utama untuk rekonsiliasi pembayaran yang lebih efisien, cepat, dan akurat.
Struktur biaya, bunga, dan simulasi
Di aplikasi resmi, parameter produk ditampilkan, termasuk tenor yang berkisar antara 91 dan 120 hari, indikasi bunga tahunan maksimum, dan keterangan biaya tambahan yang dinyatakan tidak melebihi 2% per pinjaman. Untuk meningkatkan pemahaman pengguna, contoh deskripsi menunjukkan estimasi pembayaran total untuk pinjaman Rp1.000.000 dengan tenor 91 hari yang berkisar antara Rp1.054.904, yang menunjukkan kalkulasi bunga prorata harian ditambah komponen biaya.
Transaksi biaya ini harus diimbangi dengan kebiasaan membaca syarat dan ketentuan aplikasi sebelum disetujui. Ini termasuk mempertimbangkan tanggal jatuh tempo, pilihan metode pembayaran resmi, dan konsekuensi keterlambatan yang dapat menambah biaya dan memengaruhi skor kelayakan internal di masa mendatang. Praktik ini sejalan dengan prinsip perlindungan konsumen di ekosistem pendanaan bersama dan membantu konsumen membuat pilihan yang lebih cerdas.
Infrastruktur, keamanan, dan kepatuhan
Untuk verifikasi identitas sah, mengurangi kemungkinan pemalsuan, dan meningkatkan akurasi data onboarding, UATAS mengandalkan rantai kemitraan yang mencakup penyelenggara tanda tangan elektronik dan penyelenggara KYC seperti Privy dan VIDA. Dari perspektif tata kelola dana, kerja sama dengan bank untuk escrow/virtual account serta RDL lender membuat rekonsiliasi dan pemisahan dana lebih aman dan dapat diaudit bagi pengguna.
Untuk menjaga integritas dan keamanan data, infrastruktur pusat data ditempatkan di Indonesia melalui penyedia lokal, seperti mitra AliCloud Indonesia. Dengan demikian, data pelanggan tidak ditransfer ke yurisdiksi lain. Selain itu, infrastruktur pusat data memiliki mitra penagihan berizin, penyedia OTP, VOIP/call center, dan mitra penagihan berizin yang bekerja sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP). Sebagai bagian dari kepatuhan dan akuntabilitas, dokumentasi FAQ dan publikasi laporan pengaduan konsumen meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
Keunggulan dibanding kompetitor
Salah satu perbedaan UATAS adalah transparansi parameter biaya di kanal aplikasi, tenor yang jelas untuk kebutuhan konsumtif dan mikro-produksi, dan proses pendaftaran yang mudah dengan tanda tangan elektronik dan sertifikasi KYC. Simulasi biaya membuat orang merasa lebih adil dan mengurangi ketidakpastian. Ini sering menjadi alasan keluhan pada layanan pinjaman online lain karena mereka kurang jelas tentang total kewajiban biaya.
Di tingkat ekosistem, pengguna yang memperhatikan keamanan dan privasi mendapat lebih banyak kredibilitas berkat pemisahan arus dana melalui lender escrow/VA dan RDL di bank mitra serta penempatan data pada pusat data lokal. Komunikasi dan akuntabilitas perusahaan menjadi lebih baik di mata calon peminjam dan pemberi dana jika perusahaan tetap aktif di kanal resmi publik dan materi edukasi literasi keuangan.
Prospek mendukung ekonomi rakyat
Rumah tangga dan bisnis mikro-kecil dapat mengatasi kebutuhan kas jangka pendek, siklus persediaan, dan biaya operasional dengan akses pembiayaan yang cepat dan mobile-first. Ini membantu menjaga aktivitas ekonomi harian. Pencairan langsung ke rekening pribadi dan proses keputusan yang mudah membuat pengelolaan arus kas lebih mudah, sementara transparansi biaya membantu pelanggan merencanakan pembayaran dan mengurangi risiko gagal bayar.
Selain itu, standar pelaporan indikator seperti TKB dan akses ke kanal pendidikan publik mendorong disiplin pasar dan literasi keuangan, yang merupakan syarat untuk ekosistem pembiayaan P2P yang sehat dan berkelanjutan bagi ekonomi rakyat. Kemitraan UATAS dengan asosiasi industri meningkatkan jejaring praktik terbaik dan koordinasi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan inklusi keuangan yang sadar.
Pendiri, perubahan nama, dan identitas korporat
Dokumentasi perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan pertama kali didirikan dengan nama PT Fintech Uang Saku Indonesia pada 12 Maret 2018, dan kemudian berganti nama menjadi PT. Plus Ultra Abadi dengan merek platform UATAS. Menurut profil profesional dan kanal resmi perusahaan, posisi UATAS sebagai penyedia layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi dan memiliki portofolio produk yang luas.
Detail laporan keuangan yang diaudit juga mencakup catatan tentang aset tak berwujud, seperti aplikasi Android, iOS, dan situs web UATAS yang terdaftar dan dilindungi hak cipta, bersama dengan kebijakan amortisasi yang disesuaikan dan pengungkapan akuntansi sesuai dengan PSAK terkait. Pengungkapan transaksi pihak berelasi dan laporan perubahan ekuitas, laba/rugi, dan arus kas meningkatkan transparansi untuk pemangku kepentingan eksternal.
Kinerja finansial dan sinyal kedewasaan operasional
Dengan pengungkapan beban pokok, beban usaha, dan laba sebelum pajak dari 2022 ke 2023, data laporan keuangan memberikan gambaran tentang skala operasi dan efisiensi biaya dari tahun ke tahun. Selain itu, rincian arus kas operasi, investasi, dan pendanaan menunjukkan bagaimana bisnis mengelola pengeluaran modal, likuiditas, dan aset tak berwujud, yang merupakan dasar platform digital.
Praktik pengelolaan dana yang teliti didukung oleh rekening dana, deposito, dan proses rekonsiliasi melalui perbankan mitra. Layanan pencairan dan penerimaan pembayaran pelanggan secara langsung terkait dengan kualitas layanan ini. Untuk regulator, mitra, dan pengguna, kematangan tata kelola dapat diukur melalui publikasi laporan keuangan, infrastruktur data lokal, dan kolaborasi e-sign/KYC.
Praktik terbaik untuk pengguna
1. Selalu unduh aplikasi resmi UATAS, lakukan verifikasi identitas, dan jaga kerahasiaan OTP untuk mencegah pengambilalihan akun.
2. Baca parameter produk di aplikasi: tenor, bunga tahunan maksimum, dan biaya lain (tidak melebihi 2% per pinjaman) beserta simulasi total pembayaran sebelum menyetujui.
3. Sesuaikan nominal dan tenor dengan kemampuan bayar, gunakan kanal pembayaran resmi, dan prioritaskan pembayaran sebelum jatuh tempo untuk menghindari biaya keterlambatan.
4. Manfaatkan layanan pelanggan dan FAQ untuk klarifikasi proses, istilah TKB, hingga prosedur pengaduan jika diperlukan agar keputusan selalu berbasis informasi sah.
Posisi UATAS di ekosistem
UATAS memposisikan diri sebagai penyelenggara pembiayaan P2P yang berfokus pada keamanan operasional dan kemudahan penggunaan dengan pilar transparansi biaya, sistem KYC/e-sign tersertifikasi, pemisahan dana melalui bank mitra, dan infrastruktur data lokal. Perluasan pembiayaan yang bertanggung jawab bagi rumah tangga dan UMK sekaligus mempertahankan sistem tata kelola dan pendidikan publik untuk mendukung inklusi keuangan yang berkelanjutan adalah prospek ke depan.
Disclaimer:
Informasi pada artikel ini disajikan hanya untuk tujuan edukasi dan referensi umum. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi, kerugian, atau tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan Anda melakukan verifikasi dan konsultasi profesional sebelum membuat keputusan keuangan atau bisnis.
